Berita

Penyerahan Buku APBD Tahun Anggaran 2020 Oleh Bupati Pekalongan kepada Plt. Kepala Dinas Sosial

Mengawali pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Dinas Sosial Tahun Anggaran 2020, Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan Dra. Siti Masruroh, M.Si menerima Buku  APBD Tahun Anggaran 2020 dari Bupati Pekalongan, pada tanggal 3 Januari 2020. Dalam APBD Kabupaten Pekalongan tahun 2020  Dinas Sosial mendapat alokasi anggaran sebesar Rp. 7.801.529.776 (Tujuh milyar delapan ratus satu juta lima ratus dua puluh sembilan ribu tujuh ratus tujuh puluh enam rupiah) yang terdiri dari Belanja Tidak Langsung sebesar Rp 3.156.795.000 (Tiga milyar seratus lima puluh enam juta tujuh ratus sembilan puluh lima ribu rupiah) dan Belanja Langsung sebesar Rp 4. 644.734.776 (Empat milyar enam ratus empat puluh empat juta tujuh ratus tiga puluh empat ribu tujuh ratus tujuh puluh enam rupiah).

Dalam kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati, Wakil Bupati dan Ketua DPRD serta disaksikan oleh FORKOMINDA, Sekretaris Daerah dan seluruh Pimpinan OPD, Asisten, Staf Ahli, Kabag/Kepala Kantor serta Camat se Kabupaten Pekalongan. Plt Kepala Dinas Sosial menandatangani Pakta Integritas dan turut dalam Pencanangan Pembangunan Zona Integtitas Kabupaten Pekalongan.

Kegiatan tersebut merupakan wujud dari komitmen Dinas Kominfo untuk melaksanakan Tata Kelola Pemerintahan yang bersih dan transparan, bebas dari praktek korupsi dan kolusi di Kabupaten Pekalongan.

Dalam pengarahannya Bupati meminta kepada seluruh Kepala OPD untuk memahami aturan dengan sebaik-baiknya terutama tentang pelaksanaan DAK dan Bantuan Keuangan dari Pemerintah Provinsi  yang aturannya sering berubah -ubah. Tahun 2020 ini tahun ke empat dalam capaian RPJMD dan 12 Mandat Rakyat, karena itu seluruh OPD agar lebih fokus untuk meningkatkan kualitas output dan outcome agar dampaknya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, juga peningkatan kualitas laporan keuangan harus terus diupayakan dan dikoordinasikan dengan BPK agar penilaian WTP masih bisa terus dipertahankan. Upaya efisiensi dan rasionalisasi serta pengayaan income dengan menggali sumber-sumber income baru juga harus menjadi perhatian semua OPD./(YP)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close