• +62 285 381xxx
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Berita

Penyaluran Bantuan Pangan Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19 se Kabupaten Pekalongan Yang Telah Dilaunching Oleh Bupati

KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 mulai melakukan penyaluran Bantuan Bahan Pangan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Pekalongan dalam rangka jaring pengaman sosial untuk warga masyarakat Kabupaten Pekalongan yang terdampak  pandemi Covid-19.

Penyaluran perdana ini mulai dilakukan pada hari Senin (20/4/2020) di Kecamatan Wonopringgo oleh Bupati Pekalongan dan Kecamatan Petungkriyono oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.

Mewakili Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Kepala Dinas Sosial Rachmawati menyerahkan Berita Acara Penyerahan Barang kepada Camat sesuai kontrak dengan rekanan, selanjutnya Camat agar mengatur distribusi bantuan kepada masyarakat untuk diambil dari pihak Desa.

‘’Saya berharap untuk bantuan dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan ini, para kepala desa untuk langsung mendatangi warga ke rumahnya masing-masing, sekaligus mengecek kondisi warga sehingga para kepala desa tahu persis kondisi warganya seperti apa," kata Bupati Asip Kholbihi.

Kemudian Bupati Asip Kholbihi menjelaskan, untuk yang berhak mendapatkan bantuan bahan pangan kali ini adalah warga masyarakat Kabupaten Pekalongan yang terdampak Covid-19 dan masuk dalam kriteria penerima bantuan ini.

‘’Kita sudah punya kriteria untuk warga masyarakat yang berhak menerima bantuan ini, yaitu warga yang tidak masuk dalam program PKH maupun Program Sembako atau bantuan pangan non tunai (BPNT) dari Pemerintah Pusat," terangnya.

‘’Yang berhak menerima adalah mereka dari keluarga yang selama ini kerja di berbagai sektor, ada yang dari sektor pariwisata, angkutan, kemudian pedagang-pedagang kecil yang basisnya ada di desa, yang diusulkan oleh kepala desa," jelas Bupati Asip.

Bupati mengharapkan penerima bantuan bahan pangan mendoakan agar masyarakat diberi kesehatan dan pandemi Coved-19 ini segera berlalu sehingga masyarakat bisa beraktifitas seperti semula. Aamin.

"Hari ini Selasa (21/4/2020) Pemerintah Kabupaten Pekalongan melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan bahan pangan dalam rangka Jaring Pengaman Sosial di Kecamatan Kajen dan diterima oleh Camat Kajen disaksikan oleh Kepala Desa/Lurah, Tim pendamping dan para hadirin.(/YP)


Pelantikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan

Selasa (7/1/2020) malam di Aula Lantai I Setda Kabupaten, sebanyak 202 Aparatur Sipil Negara (ASN) dilantik dan diambil sumpah oleh Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH., M.Si.

Mereka terdiri dari 3 Jabatan Pimpinan Tinggi  Pratama, 103 Jabatan Administrator, 8 Jabatan Fungsional, dan Pengukuhan 88 Kepala Sekolah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten.

Hadir pada acara tersebut Wakil Bupati Pekalongan Ir. Arini Harimurti, Sekretaris Daerah Dra. Hj. Mukaromah Syakoer, MM beserta para Asisten Sekda, para Staf Ahli Bupati dan segenap kepala OPD. Kepala Dinas Sosial yang baru dilantik Rachmawati, S.IP.MM yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Wonopringgo menggantikan Dra. Siti Masruroh, M.Si yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Bidang Pemerintahan sekaligus merangkap sebagai Plt. Kepala Dinas Sosial.

Pada kesempatan ini Bupati mengajak para ASN kembali ke Panca Prasetya Korpri untuk dihayati dan sebagai pegangan serta pedoman dalam menjalankan tugas sebgai ASN.

"Karena dari beberapa surve, ASN sedikit yang mempedomani Panca Prasetya Korpri ini dan oleh karena itu saya berharap yang dilantik pada hari ini bisa melaksanakan apa yang tertuang pada Panca Prasetya Korpri," tegasnya.

Diakhir acara Bupati mengajak seluruh ASN yang hadir untuk turut membaca Panca Prasetya Korpri bersama-sama yang dibacakan oleh Camat Wonopringgo baru Tuti Haryati, SSTP./(YP)


Kunjungan Meteri Sosial RI Dalam Rangka Pemberian Bantuan Kepada Korban Banjir Di Kabupaten Pekalongan.

KAJEN – Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia, Juliari P. Batubara sangat mengapresiasi dengan kinerja Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam tanggap banjir di daerahnya. Kerjasama yang bagus telah diterapkan di semua jajaran mulai Pemerintahan, Kepolisian, dan TNI. Bahkan dari kalangan swasta pun ikut peduli dengan adanya musibah ini yakni PT Dupantex yang telah memberikan tempat mengungsi bagi korban banjir.

 ”Intinya, kami ikut bertanggung jawab dan menanggung beban saudara kami yang terdampak banjir” ujar Mensos saat meninjau tempat pengungsian korban banjir di Pabrik Dupantex, Rabu (26/2/2020) siang.

 Mensos Juliari menjelaskan, kunjungannya ke Pekalongan, yakni Kota dan Kabupaten Pekalongan dalam rangka mewakili Pemerintah Pusat memberikan bantuan kepada korban banjir.

“Untuk di Kabupaten Pekalongan, besarnya bantuan sekitar Rp 334,7 juta. Semoga bantuan tersebut bermanfaat bagi korban banjir. Bantuan yang langsung diberikan yakni berupa selimut, makanan, lauk pauk siap saji, kasur dan lain-lain sehingga masyarakat tetap nyaman berada tempat penggungsian,” tandas Mensos.

Mensos RI tersebut menambahkan semoga genangan banjir yang merendam ratusan rumah warga bisa cepat surut. Dengan demikian, para pengungsi bisa kembali pulang ke rumahnya dan beraktifitas.

Sementara itu, Bupati Pekalongan, KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si yang didampingi Wakilnya, Ir. Hj. Arini Harimurti dan Kepala Dinas Sosial Rachmawati, S.IP.MM mengucapkan terimakasih kepada Mensos yang telah memberikan bantuan untuk korban banjir. Tentunya, bantuan itu akan sangat bermanfaat bagi warganya yang terdampak banjir dan kini masih berada di pengungsian. ”Kedatangan beliau (Mensos RI_Red) juga bisa menjadi penyemangat para pengungsi di sini meski rumahnya masih tergenang banjir,” katanya.

 Mengenai penanggulangan banjir di daerahnya, Bupati menjelaskan Pemkab sudah berusaha meelakukan penanggulangan banjir. Di antaranya dengan menambah pompa penyedot air yang merupakan bantuan dari Gubernur Jateng. Kapasitas mesin pompa itu 500 liter per detik dan diletakkan di Desa Mulyorejo, Kecamatan Tirto. Ditempatkan di Desa tersebut karena daerahnya berada di hulu sehingga genangan banjir dialirkan ke Sungai Meduri.

Kemudian, kata Bupati,  di Kecamatan Wonokerto banjirnya lebih luas lagi karena saat ini sudah ditanggul melintang untuk penanggulangan rob. Kalau untuk rob daerah itu sekarang sudah tidak ada sehingga banjir sekarang yang terjadi akibat air hujan dan akhir-akhir ini hujannya cukup ekstrim.

“Makanya agar genangan banjir cepat surut langkah yang dilakukan sementara dengan menjebol tanggul itu sepanjang lima meter, sehingga air bisa menuju ke laut. Nanti kalau pasang maka tanggul ini akan ditutup kembali supaya tidak terjadi rob,” tegas Bupati KH. Asip Kholbihi.

“Ke depan, pemerintah pusat sudah menganggarkan pembuatan pompa, lalu antara long storage dengan laut dibuat pintunya supaya banjir tidak terjadi lagi. Pemkab juga sudah tahu anatominya kenapa banjir hampir di semua pemukiman yakni melakukan normalisasi saluran. Saat ini sudah dilakukan pembersihan saluran guna memperlancar arus air,” imbuh Bupati./(YP)


Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah Hadir Berikan SOSH ke 4 LKSA di Kabupaten Pekalongan

Jumat, 13 Maret 2020 Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah menyalurkan Bantuan Satu Orang Satu Hari (SOSH) kepada 4 Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di Kabupaten Pekalongan. SOSH merupakan program bantuan yang diperuntukan bagi anak di dalam LKSA. 4 LKSA yang memperoleh bantuan SOSH antara lain LKSA Muhammadiyah Pekajangan, LKSA Aisyiyah Pekajangan, LKSA Muhammadiyah Kedungwuni dan LKSA Muhammadiyah Kajen. Adapun anak yang memperoleh bantuan SOSH pada masing-masing LKSA sejumlah 20 anak, sehingga total terdapat 80 anak yang memperoleh bantuan SOSH. Bantuan SOSH diwujudkan berupa bantuan bahan makanan dasar yang dibelanjakan dan disalurkan oleh Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah melalui pihak ketiga, yang jika dinominalkan maka tiap anak  memperoleh Rp. 3.500/hari selama 1 tahun. 


Lebih lanjut, Bantuan SOSH ini diserahkan melalui 3 tahap penyaluran, tahap 1 dilaksanakan bulan Maret 2020, tahap 2 akan dilaksanakan bulan Juni/Juli 2020 dan tahap 3 akan dilaksanakan di bulan September/Oktober 2020. Tujuan bantuan SOSH ini sendiri adalah untuk membantu dalam pemenuhan kebutuhan dasar permakanan anak yang berada di dalam LKSA. Selain itu, bantuan SOSH ini yang berupa permakanan seperti beras, minyak, kecap, teh, gula dsb dapat dimanfaatkan di setiap tahap penyaluran, sehingga diharapkan dapat dioptimalkan dalam pemanfaatan bantuan dan menghindari adanya bahan makanan yang basi/kadalauarsa yang disebabkan penyimpanan yang terlalu lama.


© 2021 Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pekalongan. All Rights Reserved.