Berita terbaru dari Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan.
Forum Konsultasi Publik Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan Tahun 2025
✨ Senin, 27 Oktober 2025
[Gambar]
Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan menggelar Rapat Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2025 yang dihadiri oleh berbagai unsur, antara lain Polres, unsur perencana, OPD terkait, perwakilan TKSK, Koordinator PKH, Pemerintah Desa, Lembaga Kesejahteraan Sosial, serta perwakilan kelompok lansia dan disabilitas.
Kegiatan yang dipimpin oleh Plt. Kepala Dinas Sosial, Bapak Agus Pranoto, S.H., M.H. berlangsung aktif dan interaktif. di Tahun 2025 ini ada 24 Pelayanan yang dimasukkan dalam Surat Keputusan Standar Pelayanan.
Paparan disampaikan oleh masing Kepala Bidang yang memaparkan Standar Pelayanan di Bidangnya masing-masing baik Linjamsos, Dayasos dan Rehabsos.
Banyak peserta yang memberikan masukan, pertanyaan, dan saran konstruktif terkait upaya penyempurnaan Standar Pelayanan Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan.
Salah satu masukan disampaikan oleh Bapak Abdul Kharis dari Dinas PMD Kabupaten Pekalongan, yang menyampaikan apresiasi atas kinerja Dinas Sosial dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Beliau juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas data disabilitas, agar Dinas Sosial dapat menjadi OPD yang mampu menyajikan data disabilitas sebagai dasar pelaporan di tingkat kabupaten. Selain itu, beliau turut menyoroti pentingnya perhatian terhadap penanganan anak punk serta penyesuaian syarat dan ketentuan bagi calon orang tua asuh.
Suasana FKP semakin semarak dengan kehadiran perwakilan Keluarga Besar Disabilitas Mandiri Sdr.Singkir dan LKS Lansia Miftahul Jannah Ibu Tuti Hastuti yang turut memberikan perspektif dan harapan untuk peningkatan pelayanan sosial yang lebih inklusif.
Melalui kegiatan ini, Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan terus berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan pelayanan yang adaptif, berkeadilan, dan berkelanjutan, sejalan dengan motto:
💙 “Melayani dengan Empati, Bersinergi Menuju Kesejahteraan Sosial yang Inklusif dan Berkelanjutan.”
Senin, 27 Oktober 2025
TEMU PENGUATAN KAPASITAS ANAK DAN KELUARGA.
_"Father Date"_
Linggo asri, 23 September 2025
Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan melalui Bidang Rehabilitasi Sosial menyelenggarakan kegiatan Temu Penguatan Kapasitas Anak dan Keluarga yang dikemas dalam acara _"fatherdate"_ bertempat di Buper Wisata Linggo asri, Desa Linggo asri, Kecamatan Kajen. Kegiatan ini diikuti oleh 56 peserta, terdiri dari 28 anak perempuan yang didampingi oleh ayah mereka masing-masing (28 ayah) yang seluruhnya berasal dari Siswa SDN Linggo asri dan ayahnya. Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan hak-hak anak serta memperkuat keharmonisan hubungan antara anak dengan orang tua, keluarga, dan masyarakat. Secara khusus, kegiatan ini difokuskan pada peningkatan kedekatan dan keharmonisan antara anak perempuan dan ayahnya. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, yang menyatakan bahwa setiap anak berhak memperoleh perlindungan dari orang tua, keluarga, masyarakat, dan negara.
[Gambar]
link Video :
Acara dibuka oleh Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial.
Acara inti diisi oleh narasumber Bapak Harap Cendekiawan, S.Psi., Psikolog. Dalam paparannya, beliau menyampaikan pentingnya mendidik anak dengan pola asuh yang sama antara ayah dan ibu. Beliau juga mengajak para orang tua untuk mengoptimalkan potensi anak dengan melibatkan mereka dalam pembuatan aturan di rumah serta memahami makna dari komunikasi verbal maupun nonverbal yang ditunjukkan anak. Sesi ini diakhiri dengan momen menyampaikan harapan anak kepada ayahnya dan harapan ayah pada anaknya, kemudian saling memaafkan antara ayah dan anaknya.
Sesi selanjutnya adalah kegiatan _fun game_ yg dibimbing oleh tim Primer Facilitator, diisi dengan berbagai perlombaan dan permainan yang sangat seru dan menyenangkan.
Anak-anak dan orang tua mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan pulang dengan hati gembira.
Selasa, 23 September 2025
Layanan Terapi bagi Anak Berkebutuhan Khusus
Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan
[Gambar]
Pelaksanaan layanan terapi bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di Rumah Terapi Kabupaten Pekalongan pada bulan September 2025 dilaksanakan sebanyak dua kali, yaitu pada tanggal 4 dan 18 September 2025.
Jenis layanan yang diberikan meliputi terapi fisik, terapi wicara, dan terapi okupasi. Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan dengan Fakultas Ilmu Kesehatan UNIKAL, PTOI (Perkumpulan Terapis Okupasi Indonesia) Cabang Pekalongan, serta IKATWI (Ikatan Terapis Wicara Indonesia) Cabang Pekalongan.
Pada tanggal 4 September 2025, peserta terapi adalah siswa SLB Negeri Kajen, sedangkan pada tanggal 18 September 2025 peserta berasal dari siswa SLB Muhammadiyah Pekajangan serta beberapa ABK dari desa-desa sekitar. Jumlah peserta pada setiap kegiatan mencapai kurang lebih 30–35 anak.
Selain layanan terapi, orang tua maupun guru pendamping juga mendapatkan kesempatan untuk berkonsultasi terkait latihan-latihan yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah, serta berbagi kendala yang dihadapi dalam mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus.
Secara keseluruhan, kegiatan berjalan dengan tertib, lancar, dan semua peserta terlayani dengan baik.
Link Video :
Kamis, 18 September 2025
[Gambar] [Gambar]
[Gambar] [Gambar]
[Gambar]
Ziarah Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-403•
Bupati Pekalongan Dr. Fadia Arafiq, S.E., M.M. bersama Forkopimda dan jajaran Pemerintah Kabupaten Pekalongan melaksanakan ziarah ke makam para pemimpin terdahulu, sebagai bentuk penghormatan sekaligus refleksi dalam memperingati Hari Jadi ke-403 Kabupaten Pekalongan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fadia menegaskan bahwa dengan kita ziarah ke makam, kita diajak untuk tidak hanya mengenang jasa para pemimpin terdahulu, tetapi juga menyadarkan kita semua bahwa sehebat apapun manusia, pada akhirnya kita semua akan kembali menghadap Allah SWT. Yang membedakan hanyalah jejak pengabdian yang kita tinggalkan
> “Ziarah merupakan momentum penghormatan untuk mengenang jasa jasa dan pengabdian dr kanjeng pangeran adipati kyai Mandurorejo, dimana beliau adalah bupati pertama kali dengan kita ziarah ke makam juga mengingatkan kita semua yg masih hidup bahwa mau hebat seperti apapun kita semua juga akan meninggal" ungkap Ibu Bupati.
Sebagai wujud penghormatan, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan tali asih kepada ahli waris Kanjeng Pangeran Adipati Kyai Mandurorejo dan juru kunci makam.
Momentum Hari Jadi ke-403 ini diharapkan mampu memperkuat kebersamaan, meningkatkan semangat pelayanan, serta mendorong seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat untuk bersinergi membangun Pekalongan yang lebih maju dan berkeadilan.
Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan berkomitmen melanjutkan pengabdian, melayani dengan empati menuju Kesejahteraan Sosial•
Senin, 8 September 2025
[Gambar] [Gambar] [Gambar] [Gambar]
Dinas Sosial Salurkan 126 Alat Bantu untuk Disabilitas dan Lansia di Kabupaten Pekalongan
Kajen – Sebagai bentuk kepedulian dan upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan menyalurkan sebanyak 126 unit alat bantu bagi penyandang disabilitas dan lanjut usia, Selasa (12/8/2025).
Bantuan tersebut meliputi 63 kursi roda, 27 tripod, 21 walker, dan 15 tripod. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Pekalongan kepada enam penerima perwakilan, sedangkan sisanya diserahkan kepada 120 perwakilan keluarga penerima.
Acara yang digelar di Kajen ini turut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Plt. Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, 120 perwakilan keluarga penerima, 56 perwakilan pemerintah desa, serta 22 Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan pendamping PKH.
Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan menyampaikan, penyediaan alat bantu ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025. “Program ini diharapkan dapat memenuhi hak aksesibilitas, mendorong kemandirian, dan meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas maupun lanjut usia di Kabupaten Pekalongan,”
Dengan adanya bantuan ini, penerima manfaat diharapkan dapat lebih mudah beraktivitas dan berpartisipasi dalam kehidupan sosial di lingkungan masing-masing•
Jumat, 15 Agustus 2025
[Gambar] [Gambar] [Gambar]
Sebanyak 779 orang buruh tani tembakau di Kabupaten Pekalongan menerima bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp600 ribu per orang. Bantuan tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT).
BLT didistribusikan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pekalongan di dua lokasi berbeda, yakni untuk 668 orang buruh tani tembakau di wilayah Kecamatan Petungkriyono, Kamis (24/07/2025). Sebelumnya, Rabu (23/07/2025), bantuan diberikan kepada 86 orang buruh tani di wilayah Paninggaran, di Aula Kecamatan Paninggaran, dan 25 orang buruh tani di wilayah Kandangserang, di Aula Kecamatan Kandangserang. Selasa (22/07/2025).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinsos Kabupaten Pekalongan, Agus Pranoto, mewakili Bupati Pekalongan, berharap agar BLT dapat memotivasi para petani dan buruh tani tembakau untuk tetap menanam tembakau dan hasilnya diharapkan semakin baik.
“Jika hasilnya semakin baik, semakin produktif, kesejahteraan para petani dan buruh tani tembakau juga semakin meningkat,” ungkap Agus.
Ia merinci penerima BLT di ketiga wilayah tersebut, yakni 59 orang buruh tani tembakau dari Desa Curugmuncar, 294 orang Desa Simego, 68 orang dari Desa Songgodadi, 138 orang dari Desa Tlogohendro, 84 orang Desa Tlogopakis, dan 25 orang Desa Yosorejo.
Lebih lanjut, penerima BLT dari wilayah Kecamatan Paninggaran terdiri dari 40 orang buruh tani tembakau dari Desa Domiyang, 25 orang dari Desa Kaliboja, dan 21 orang dari Desa Tenogo. Penerima BLT di wilayah Kecamatan Kandangserang terdiri dari 25 orang buruh tani tembakau dari Desa Gembong,
Agus menyebutkan, BLT didistribusikan dalam dua tahap, yakni Juli dan September 2025.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kabupaten Pekalongan, Doedy Budhi Purwanto, berpesan kepada para penerima agar tidak menggunakan BLT untuk judi online (judol).
“Tolong jangan sampai BLT digunakan untuk judol. Jika ketahuan untuk judol, bantuan akan dicabut. Semua bantuan, termasuk BLT DBH CHT ini, jika digunakan untuk judol, bantuan akan dicabut, nama penerima bantuan akan dicoret,” ujar Doedy.
Salah satu penerima BLT, Riyati, mengaku senang mendapatkan BLT.
“Alhamdulillah. Rencananya akan saya gunakan untuk modal menanam bibit tembakau,” ungkap Riyati.
Senada, penerima BLT lainnya, Misbah, berencana untuk menggunakan BLT sebagai tambahan modal menanam tembakau.
“Mudah-mudahan hasil panen nantinya cukup baik dan menguntungkan, tidak terkendala cuaca maupun hama,” ujarnya.
Selasa, 29 Juli 2025
Berita terbaru dari Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan.
Forum Konsultasi Publik Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan Tahun 2025
✨ Senin, 27 Oktober 2025
[Gambar]
Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan menggelar Rapat Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2025 yang dihadiri oleh berbagai unsur, antara lain Polres, unsur perencana, OPD terkait, perwakilan TKSK, Koordinator PKH, Pemerintah Desa, Lembaga Kesejahteraan Sosial, serta perwakilan kelompok lansia dan disabilitas.
Kegiatan yang dipimpin oleh Plt. Kepala Dinas Sosial, Bapak Agus Pranoto, S.H., M.H. berlangsung aktif dan interaktif. di Tahun 2025 ini ada 24 Pelayanan yang dimasukkan dalam Surat Keputusan Standar Pelayanan.
Paparan disampaikan oleh masing Kepala Bidang yang memaparkan Standar Pelayanan di Bidangnya masing-masing baik Linjamsos, Dayasos dan Rehabsos.
Banyak peserta yang memberikan masukan, pertanyaan, dan saran konstruktif terkait upaya penyempurnaan Standar Pelayanan Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan.
Salah satu masukan disampaikan oleh Bapak Abdul Kharis dari Dinas PMD Kabupaten Pekalongan, yang menyampaikan apresiasi atas kinerja Dinas Sosial dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Beliau juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas data disabilitas, agar Dinas Sosial dapat menjadi OPD yang mampu menyajikan data disabilitas sebagai dasar pelaporan di tingkat kabupaten. Selain itu, beliau turut menyoroti pentingnya perhatian terhadap penanganan anak punk serta penyesuaian syarat dan ketentuan bagi calon orang tua asuh.
Suasana FKP semakin semarak dengan kehadiran perwakilan Keluarga Besar Disabilitas Mandiri Sdr.Singkir dan LKS Lansia Miftahul Jannah Ibu Tuti Hastuti yang turut memberikan perspektif dan harapan untuk peningkatan pelayanan sosial yang lebih inklusif.
Melalui kegiatan ini, Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan terus berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan pelayanan yang adaptif, berkeadilan, dan berkelanjutan, sejalan dengan motto:
💙 “Melayani dengan Empati, Bersinergi Menuju Kesejahteraan Sosial yang Inklusif dan Berkelanjutan.”
Senin, 27 Oktober 2025
TEMU PENGUATAN KAPASITAS ANAK DAN KELUARGA.
_"Father Date"_
Linggo asri, 23 September 2025
Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan melalui Bidang Rehabilitasi Sosial menyelenggarakan kegiatan Temu Penguatan Kapasitas Anak dan Keluarga yang dikemas dalam acara _"fatherdate"_ bertempat di Buper Wisata Linggo asri, Desa Linggo asri, Kecamatan Kajen. Kegiatan ini diikuti oleh 56 peserta, terdiri dari 28 anak perempuan yang didampingi oleh ayah mereka masing-masing (28 ayah) yang seluruhnya berasal dari Siswa SDN Linggo asri dan ayahnya. Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan hak-hak anak serta memperkuat keharmonisan hubungan antara anak dengan orang tua, keluarga, dan masyarakat. Secara khusus, kegiatan ini difokuskan pada peningkatan kedekatan dan keharmonisan antara anak perempuan dan ayahnya. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, yang menyatakan bahwa setiap anak berhak memperoleh perlindungan dari orang tua, keluarga, masyarakat, dan negara.
[Gambar]
link Video :
Acara dibuka oleh Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial.
Acara inti diisi oleh narasumber Bapak Harap Cendekiawan, S.Psi., Psikolog. Dalam paparannya, beliau menyampaikan pentingnya mendidik anak dengan pola asuh yang sama antara ayah dan ibu. Beliau juga mengajak para orang tua untuk mengoptimalkan potensi anak dengan melibatkan mereka dalam pembuatan aturan di rumah serta memahami makna dari komunikasi verbal maupun nonverbal yang ditunjukkan anak. Sesi ini diakhiri dengan momen menyampaikan harapan anak kepada ayahnya dan harapan ayah pada anaknya, kemudian saling memaafkan antara ayah dan anaknya.
Sesi selanjutnya adalah kegiatan _fun game_ yg dibimbing oleh tim Primer Facilitator, diisi dengan berbagai perlombaan dan permainan yang sangat seru dan menyenangkan.
Anak-anak dan orang tua mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan pulang dengan hati gembira.
Selasa, 23 September 2025
Layanan Terapi bagi Anak Berkebutuhan Khusus
Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan
[Gambar]
Pelaksanaan layanan terapi bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di Rumah Terapi Kabupaten Pekalongan pada bulan September 2025 dilaksanakan sebanyak dua kali, yaitu pada tanggal 4 dan 18 September 2025.
Jenis layanan yang diberikan meliputi terapi fisik, terapi wicara, dan terapi okupasi. Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan dengan Fakultas Ilmu Kesehatan UNIKAL, PTOI (Perkumpulan Terapis Okupasi Indonesia) Cabang Pekalongan, serta IKATWI (Ikatan Terapis Wicara Indonesia) Cabang Pekalongan.
Pada tanggal 4 September 2025, peserta terapi adalah siswa SLB Negeri Kajen, sedangkan pada tanggal 18 September 2025 peserta berasal dari siswa SLB Muhammadiyah Pekajangan serta beberapa ABK dari desa-desa sekitar. Jumlah peserta pada setiap kegiatan mencapai kurang lebih 30–35 anak.
Selain layanan terapi, orang tua maupun guru pendamping juga mendapatkan kesempatan untuk berkonsultasi terkait latihan-latihan yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah, serta berbagi kendala yang dihadapi dalam mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus.
Secara keseluruhan, kegiatan berjalan dengan tertib, lancar, dan semua peserta terlayani dengan baik.
Link Video :
Kamis, 18 September 2025
[Gambar] [Gambar]
[Gambar] [Gambar]
[Gambar]
Ziarah Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-403•
Bupati Pekalongan Dr. Fadia Arafiq, S.E., M.M. bersama Forkopimda dan jajaran Pemerintah Kabupaten Pekalongan melaksanakan ziarah ke makam para pemimpin terdahulu, sebagai bentuk penghormatan sekaligus refleksi dalam memperingati Hari Jadi ke-403 Kabupaten Pekalongan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fadia menegaskan bahwa dengan kita ziarah ke makam, kita diajak untuk tidak hanya mengenang jasa para pemimpin terdahulu, tetapi juga menyadarkan kita semua bahwa sehebat apapun manusia, pada akhirnya kita semua akan kembali menghadap Allah SWT. Yang membedakan hanyalah jejak pengabdian yang kita tinggalkan
> “Ziarah merupakan momentum penghormatan untuk mengenang jasa jasa dan pengabdian dr kanjeng pangeran adipati kyai Mandurorejo, dimana beliau adalah bupati pertama kali dengan kita ziarah ke makam juga mengingatkan kita semua yg masih hidup bahwa mau hebat seperti apapun kita semua juga akan meninggal" ungkap Ibu Bupati.
Sebagai wujud penghormatan, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan tali asih kepada ahli waris Kanjeng Pangeran Adipati Kyai Mandurorejo dan juru kunci makam.
Momentum Hari Jadi ke-403 ini diharapkan mampu memperkuat kebersamaan, meningkatkan semangat pelayanan, serta mendorong seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat untuk bersinergi membangun Pekalongan yang lebih maju dan berkeadilan.
Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan berkomitmen melanjutkan pengabdian, melayani dengan empati menuju Kesejahteraan Sosial•
Senin, 8 September 2025
[Gambar] [Gambar] [Gambar] [Gambar]
Dinas Sosial Salurkan 126 Alat Bantu untuk Disabilitas dan Lansia di Kabupaten Pekalongan
Kajen – Sebagai bentuk kepedulian dan upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan menyalurkan sebanyak 126 unit alat bantu bagi penyandang disabilitas dan lanjut usia, Selasa (12/8/2025).
Bantuan tersebut meliputi 63 kursi roda, 27 tripod, 21 walker, dan 15 tripod. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Pekalongan kepada enam penerima perwakilan, sedangkan sisanya diserahkan kepada 120 perwakilan keluarga penerima.
Acara yang digelar di Kajen ini turut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Plt. Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, 120 perwakilan keluarga penerima, 56 perwakilan pemerintah desa, serta 22 Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan pendamping PKH.
Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan menyampaikan, penyediaan alat bantu ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025. “Program ini diharapkan dapat memenuhi hak aksesibilitas, mendorong kemandirian, dan meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas maupun lanjut usia di Kabupaten Pekalongan,”
Dengan adanya bantuan ini, penerima manfaat diharapkan dapat lebih mudah beraktivitas dan berpartisipasi dalam kehidupan sosial di lingkungan masing-masing•
Jumat, 15 Agustus 2025
[Gambar] [Gambar] [Gambar]
Sebanyak 779 orang buruh tani tembakau di Kabupaten Pekalongan menerima bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp600 ribu per orang. Bantuan tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT).
BLT didistribusikan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pekalongan di dua lokasi berbeda, yakni untuk 668 orang buruh tani tembakau di wilayah Kecamatan Petungkriyono, Kamis (24/07/2025). Sebelumnya, Rabu (23/07/2025), bantuan diberikan kepada 86 orang buruh tani di wilayah Paninggaran, di Aula Kecamatan Paninggaran, dan 25 orang buruh tani di wilayah Kandangserang, di Aula Kecamatan Kandangserang. Selasa (22/07/2025).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinsos Kabupaten Pekalongan, Agus Pranoto, mewakili Bupati Pekalongan, berharap agar BLT dapat memotivasi para petani dan buruh tani tembakau untuk tetap menanam tembakau dan hasilnya diharapkan semakin baik.
“Jika hasilnya semakin baik, semakin produktif, kesejahteraan para petani dan buruh tani tembakau juga semakin meningkat,” ungkap Agus.
Ia merinci penerima BLT di ketiga wilayah tersebut, yakni 59 orang buruh tani tembakau dari Desa Curugmuncar, 294 orang Desa Simego, 68 orang dari Desa Songgodadi, 138 orang dari Desa Tlogohendro, 84 orang Desa Tlogopakis, dan 25 orang Desa Yosorejo.
Lebih lanjut, penerima BLT dari wilayah Kecamatan Paninggaran terdiri dari 40 orang buruh tani tembakau dari Desa Domiyang, 25 orang dari Desa Kaliboja, dan 21 orang dari Desa Tenogo. Penerima BLT di wilayah Kecamatan Kandangserang terdiri dari 25 orang buruh tani tembakau dari Desa Gembong,
Agus menyebutkan, BLT didistribusikan dalam dua tahap, yakni Juli dan September 2025.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kabupaten Pekalongan, Doedy Budhi Purwanto, berpesan kepada para penerima agar tidak menggunakan BLT untuk judi online (judol).
“Tolong jangan sampai BLT digunakan untuk judol. Jika ketahuan untuk judol, bantuan akan dicabut. Semua bantuan, termasuk BLT DBH CHT ini, jika digunakan untuk judol, bantuan akan dicabut, nama penerima bantuan akan dicoret,” ujar Doedy.
Salah satu penerima BLT, Riyati, mengaku senang mendapatkan BLT.
“Alhamdulillah. Rencananya akan saya gunakan untuk modal menanam bibit tembakau,” ungkap Riyati.
Senada, penerima BLT lainnya, Misbah, berencana untuk menggunakan BLT sebagai tambahan modal menanam tembakau.
“Mudah-mudahan hasil panen nantinya cukup baik dan menguntungkan, tidak terkendala cuaca maupun hama,” ujarnya.
Selasa, 29 Juli 2025