Admin
Jumat, 29 November 2024
Pasang air laut merupakan pola fluktuasi pada air laut yang disebabkan karena gaya tarik benda di angkasa, terutama disebabkan oleh matahari dan bulan terhadap air laut di bumi. Secara umum banjir rob adalah banjir yang terjadi karena pasang air laut atau gelombang yang tergenang pada kawasan yang tingginya lebih rendah daripada permukaan air laut. Hal ini diperparah dengan tingginya curah hujan sehingga berdampak pada tergganggunya fungsi sosial ekonomi masyarakat, seperti yang terjadi diwilayah Kecamatan Tirto dari tanggal 23 November 2024 hingga hari ini, meliputi Desa Jeruksari, Mulyorejo dan Karangjompo, dengan ketinggian genangan di pemukiman antara 50 s/d 80 cm dan 100 cm di jalan desa.
Adapun rincian dampak yang ditimbulkan sebagai berikut:
1. Desa Jerukasi
- Wilayah terdampak RT. 001, 002, 003 RW 007
- Rumah Tergenang 205 Rumah
- Jumlah warga terdampak 205 KK, 700 jiwa
- Warga Mengungsi tidak ada
- Akses Bantuan Logistik untuk penanganan Lumsos KSB Adam Hawa
2. Desa Tegaldowo
- Wilayah terdampak RT. 006, 007, 008, 009 dan 10 RW 003
- Rumah Tergenang 335 Rumah
- Jumlah warga terdampak 408 KK, 1.635 jiwa
- Warga Mengungsi 40 jiwa
- Tempat Pengungsian di Rumah Kepala Desa
- Akses Bantuan Logistik untuk penanganan Droping Dinas Sosial
3. Desa Karangjompo
- Wilayah terdampak Dusun Dampyak Timur RW 006
- Rumah Tergenang 215 Rumah
- Jumlah warga terdampak 375 KK, 1.500 jiwa
- Warga Mengungsi tidak ada