Admin
Kamis, 24 Maret 2022
KAJEN, 24 Maret 2022. Peringatan HUT Tagana ke 18, mengusung Tema Nasional “Sinergi Bersama Multipihak Tagana Perkuat Mitigasi Bencana”.
Apel Siaga Hut ke-18 Tagana Tingkat Kabupaten Pekalongan dilaksanakan di halaman Kantor Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan. Apel dipimpin oleh Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan (Totok Budi Mulyanto,S.E), dengan peserta apel seluruh jajaran ASN Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan, Tim Tagana Kabupaten Pekalongan, Kepala Dinas BPBD beserta anggotanya, Kepala Dindikbud Kabupaten Pekalongan, Perwakilan Tenaga Kesejahteran Sosial Kecamatan (TKSK) dan SDM Program Keluarga Harapan (PKH). Apel Siaga berjalan dengan lancer, aman dan khidmat.
Dalam apel tersebut Totok Budi Mulyanto, S.E selaku Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan menyampaikan pesan dan kesan dalam amanatnya bahwa Tagana harus selalu bersinergi bersama multipihak untuk memperkuat mitigasi bencana, hal tersebut bertujuan untuk meminimalisir korban, terutama korban jiwa jika terjadi bencana. Di lapangan tim Tagana bekerja sama dengan tim dari BPBD, PMI dan tim lainnya mempunyai satu tujuan mulia yaitu untuk membantu menyelamatkan dan meminimalisir korban bencana. Totok Budi Mulyanto, S.E juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap pengabdian dan dedikasi keluarga besar Tagana dalam menangani bencana di Kabupaten Pekalongan, masyarakat dan juga Pemerintah Daerah sangat terbantu dengan peran Tagana dan relawan.
Untuk mendidik kader-kader yang siaga bencana tim Tagana telah melaksanakan Program Tagana Masuk Sekolah yang bertujuan untuk mengajarkan sejak dini kepada siswa-siswi di sekolah tentang penanganan bencana. Totok Budi Mulyanto, S.E mengharapkan Kepala Dindikbud Kabupaten Pekalongan turut membantu program Tagana Masuk Sekolah. Harapanya kedepan tagana semakin meningkat dalam pelayanan dan lebih profesional.
Ketua Tagana Kabupaten Pekalongan, Zainudin menyampaiakn rasa terimakasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Pekalongan khususnya Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan dan berharap kedepan korban bencana bisa di minimalisir, terutama dengan kegiatan mitigasi program Tagana Masuk Sekolah dan bantuan program lainya bisa diakomodir di tahun-tahun berikutnya.