Selasa (7/1/2020) malam di Aula Lantai I Setda Kabupaten, sebanyak 202 Aparatur Sipil Negara (ASN) dilantik dan diambil sumpah oleh Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH., M.Si.
Mereka terdiri dari 3 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, 103 Jabatan Administrator, 8 Jabatan Fungsional, dan Pengukuhan 88 Kepala Sekolah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten.
Hadir pada acara tersebut Wakil Bupati Pekalongan Ir. Arini Harimurti, Sekretaris Daerah Dra. Hj. Mukaromah Syakoer, MM beserta para Asisten Sekda, para Staf Ahli Bupati dan segenap kepala OPD. Kepala Dinas Sosial yang baru dilantik Rachmawati, S.IP.MM yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Wonopringgo menggantikan Dra. Siti Masruroh, M.Si yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Bidang Pemerintahan sekaligus merangkap sebagai Plt. Kepala Dinas Sosial.
Pada kesempatan ini Bupati mengajak para ASN kembali ke Panca Prasetya Korpri untuk dihayati dan sebagai pegangan serta pedoman dalam menjalankan tugas sebgai ASN.
"Karena dari beberapa surve, ASN sedikit yang mempedomani Panca Prasetya Korpri ini dan oleh karena itu saya berharap yang dilantik pada hari ini bisa melaksanakan apa yang tertuang pada Panca Prasetya Korpri," tegasnya.
Diakhir acara Bupati mengajak seluruh ASN yang hadir untuk turut membaca Panca Prasetya Korpri bersama-sama yang dibacakan oleh Camat Wonopringgo baru Tuti Haryati, SSTP./(YP)
Selasa, 27 April 2021
KAJEN – Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia, Juliari P. Batubara sangat mengapresiasi dengan kinerja Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam tanggap banjir di daerahnya. Kerjasama yang bagus telah diterapkan di semua jajaran mulai Pemerintahan, Kepolisian, dan TNI. Bahkan dari kalangan swasta pun ikut peduli dengan adanya musibah ini yakni PT Dupantex yang telah memberikan tempat mengungsi bagi korban banjir.
”Intinya, kami ikut bertanggung jawab dan menanggung beban saudara kami yang terdampak banjir” ujar Mensos saat meninjau tempat pengungsian korban banjir di Pabrik Dupantex, Rabu (26/2/2020) siang.
Mensos Juliari menjelaskan, kunjungannya ke Pekalongan, yakni Kota dan Kabupaten Pekalongan dalam rangka mewakili Pemerintah Pusat memberikan bantuan kepada korban banjir.
“Untuk di Kabupaten Pekalongan, besarnya bantuan sekitar Rp 334,7 juta. Semoga bantuan tersebut bermanfaat bagi korban banjir. Bantuan yang langsung diberikan yakni berupa selimut, makanan, lauk pauk siap saji, kasur dan lain-lain sehingga masyarakat tetap nyaman berada tempat penggungsian,” tandas Mensos.
Mensos RI tersebut menambahkan semoga genangan banjir yang merendam ratusan rumah warga bisa cepat surut. Dengan demikian, para pengungsi bisa kembali pulang ke rumahnya dan beraktifitas.
Sementara itu, Bupati Pekalongan, KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si yang didampingi Wakilnya, Ir. Hj. Arini Harimurti dan Kepala Dinas Sosial Rachmawati, S.IP.MM mengucapkan terimakasih kepada Mensos yang telah memberikan bantuan untuk korban banjir. Tentunya, bantuan itu akan sangat bermanfaat bagi warganya yang terdampak banjir dan kini masih berada di pengungsian. ”Kedatangan beliau (Mensos RI_Red) juga bisa menjadi penyemangat para pengungsi di sini meski rumahnya masih tergenang banjir,” katanya.
Mengenai penanggulangan banjir di daerahnya, Bupati menjelaskan Pemkab sudah berusaha meelakukan penanggulangan banjir. Di antaranya dengan menambah pompa penyedot air yang merupakan bantuan dari Gubernur Jateng. Kapasitas mesin pompa itu 500 liter per detik dan diletakkan di Desa Mulyorejo, Kecamatan Tirto. Ditempatkan di Desa tersebut karena daerahnya berada di hulu sehingga genangan banjir dialirkan ke Sungai Meduri.
Kemudian, kata Bupati, di Kecamatan Wonokerto banjirnya lebih luas lagi karena saat ini sudah ditanggul melintang untuk penanggulangan rob. Kalau untuk rob daerah itu sekarang sudah tidak ada sehingga banjir sekarang yang terjadi akibat air hujan dan akhir-akhir ini hujannya cukup ekstrim.
“Makanya agar genangan banjir cepat surut langkah yang dilakukan sementara dengan menjebol tanggul itu sepanjang lima meter, sehingga air bisa menuju ke laut. Nanti kalau pasang maka tanggul ini akan ditutup kembali supaya tidak terjadi rob,” tegas Bupati KH. Asip Kholbihi.
“Ke depan, pemerintah pusat sudah menganggarkan pembuatan pompa, lalu antara long storage dengan laut dibuat pintunya supaya banjir tidak terjadi lagi. Pemkab juga sudah tahu anatominya kenapa banjir hampir di semua pemukiman yakni melakukan normalisasi saluran. Saat ini sudah dilakukan pembersihan saluran guna memperlancar arus air,” imbuh Bupati./(YP)
Selasa, 27 April 2021
Jumat, 13 Maret 2020 Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah menyalurkan Bantuan Satu Orang Satu Hari (SOSH) kepada 4 Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di Kabupaten Pekalongan. SOSH merupakan program bantuan yang diperuntukan bagi anak di dalam LKSA. 4 LKSA yang memperoleh bantuan SOSH antara lain LKSA Muhammadiyah Pekajangan, LKSA Aisyiyah Pekajangan, LKSA Muhammadiyah Kedungwuni dan LKSA Muhammadiyah Kajen. Adapun anak yang memperoleh bantuan SOSH pada masing-masing LKSA sejumlah 20 anak, sehingga total terdapat 80 anak yang memperoleh bantuan SOSH. Bantuan SOSH diwujudkan berupa bantuan bahan makanan dasar yang dibelanjakan dan disalurkan oleh Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah melalui pihak ketiga, yang jika dinominalkan maka tiap anak memperoleh Rp. 3.500/hari selama 1 tahun.
Lebih lanjut, Bantuan SOSH ini diserahkan melalui 3 tahap penyaluran, tahap 1 dilaksanakan bulan Maret 2020, tahap 2 akan dilaksanakan bulan Juni/Juli 2020 dan tahap 3 akan dilaksanakan di bulan September/Oktober 2020. Tujuan bantuan SOSH ini sendiri adalah untuk membantu dalam pemenuhan kebutuhan dasar permakanan anak yang berada di dalam LKSA. Selain itu, bantuan SOSH ini yang berupa permakanan seperti beras, minyak, kecap, teh, gula dsb dapat dimanfaatkan di setiap tahap penyaluran, sehingga diharapkan dapat dioptimalkan dalam pemanfaatan bantuan dan menghindari adanya bahan makanan yang basi/kadalauarsa yang disebabkan penyimpanan yang terlalu lama.
Selasa, 27 April 2021
Kajen, Jumat 25 September 2020 pukul 10.00 Wib bertempat di Aula Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan menerima Kunjungan Kerja Pimpinan dan Anggota Komisi V Dewan Propinsi Banten Jawa Barat terkait Komparasi mengenai Pemberdayaan dan Penyandang Masalah Sosial dan Kesejahteraan Sosial. Kepala Dinas Sosial membuat slogan “Dinsos Berdikari “ (BERdaya penDIdikan berKArya dan mandiRI) bagi PMKS agar Berdaya Pendidikan Berkarya dan Mandiri.
Pemberdayaan terhadap PMKS yang sudah dilakukan Dinas Sosial melalui kegiatan Update Data, Usaha Ekonomi Produktif (UEP), Kelompok Usaha Bersama (KUBE), Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE) bagi istri/ perempuan yang menjadi tulang punggung untuk keluarganya, adanya pelatihan semacam Sekolah Disabilitas, pemberian Alat Bantu, mediasi dan pembinaan untuk Graduasi PKH.
Kegiatan pelatihan bagi disabilitas melalui sekolah para penyandang disabilitas mental (keterbelakangan mental) merupakan kegiatan kemitraan dengan Balai Besar Rehabilitasi Sosial (BBRS) “Kartini” Temanggung menjadi daya tarik Kenjungan Kerja tersebut./(YP)
Kamis, 28 Januari 2021
KAJEN. Jumat, 07 Februari 2020 Senam Lanjut Usia (Lansia) diselenggarakan sebagai wujud salah satu program kegiatan untuk Lansia tahun 2020 Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan. Program Senam Lansia tersebut melibatkan beberapa unsur dan komunitas Lansia sebagai peserta senam, antara lain Komisi Lansia Kecamatan Karanganyar, Komisi Lansia Kecamatan Kajen, Paguyuban Jalan Sehat Alun-alun Kajen dan Paguyuban Lansia Semarak Kajen.
Senam Lansia merupakan bentuk program dari Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan untuk menumbuhkan semangat para Lansia dan mendukung pola hidup sehat Lansia. Hal ini penting untuk dilakukan melalui program Senam Lansia agar para Lansia dapat memperoleh manfaat positif. Manfaat yang dapat dirasakan oleh para Lansia melalui Senam Lansia salah satunya dapat menjaga kebugaran tubuh Lansia. Di sisi lain, Program Senam Lansia ini kiranya secara tidak langsung dapat mendukung program pemerintah dalam konteks pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). SDM yang dimiliki suatu Negara dapat dikatakan unggul salah satunya dapat dilihat dari adanya Lansia sehat dengan tingkat hidup lebih lama.
Lebih lanjut, Program Senam Lansia 2020 Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan ini akan dilaksanakan secara rutin secara periodik di hari Jumat./(YP)
Kamis, 28 Januari 2021
Kajen, (29/09/2020). Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI Bapak Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P melakukan Kunjungan Kerja di E-Warong (Elektronik Warung) “Sumber Berkah” Desa Kampil Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan. E-Warong Sumber Berkah merupakan KUBE (Kelompok Usaha Bersama) yang pengurusnya terdiri dari 10 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). E-Warong Sumber Berkah merupakan salah satu E-Warong tempat penyaluran Program Sembako di Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan dengan melayani KPM sebanyak 1227 KPM Sembako. Program Sembako adalah bantuan sosial yang disalurkan secara nontunai dari pemerintah yang diberikan kepada KPM setiap bulannya menggunakan uang elektronik yang selanjutnya digunakan untuk membeli bahan pangan yang telah ditentukan di E-Warong. Nilai nominal bantuan Program Sembako sejumlah Rp. 200.000/bulan/KPM. Komoditas yang disediakan kepada KPM Program Sembako di E-Warong Sumber Berkah Kecamatan Wiradesa di bulan September 2020 adalah Sumber Karbohidrat (Beras), Protein Hewani (Telur/Ayam/Daging/Ikan), Protein Nabati (Kacang Hijau/Kacang Tanah), dan Vitamin Mineral (Sayur dan/atau Buah-buahan). Hal ini sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Pak Menko PMK “bahwa pengurus E-Warong diminta untuk memastikan agar KPM Program Sembako menerima sesuai komoditas kebutuhan pangan KPM, dan bantuan program sembako tidak boleh diambil mentahan”. Diharapkan dengan adanya program sembako ini, KPM sembako dapat memenuhi gizi yang seimbang untuk keluarganya dan mengurangi beban pengeluaran KPM untuk pemenuhan sebagian kebutuhan pangan. Beliau berpesan dalam sambutanya agar amanah mengelola E- Warong ini dapat dilanjutkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kamis, 28 Januari 2021
KAJEN - Dalam rangka membantu warga fakir miskin menjadi mandiri dan produktif, Pemkab Pekalongan menyerahkan bantuan sosial kegiatan fasilitasi penumbuhan bantuan kelompok usaha bersama fakir miskin bagi wanita rawan sosial ekonomi (WRSE), di Aula Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan, Kamis (27/8/2020) pagi.
Penyerahan dilakukan oleh Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si didampingi Kepala Dinsos Rahmawati, S.IP.,MM disaksikan oleh 7 TKSK dan Kepala Desa/Lurah Kabupaten Pekalongan selalu pendamping keluarga penerima manfaat.
Bupati Pekalongan mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam rangka mengantisipasi dan merecovery secara sosial terhadap dampak Covid19 adalah memberikan bantuan kepada fakir miskin dan wanita rawan sosial ekonomi (WRSE).
WRSE, kata Bupati, adalah seorang ibu rumah tangga yang menjadi pilar dalam mencari nafkah untuk keluarganya karena lain hal seperti suaminya meninggal, suaminya pergi merantau atau suaminya sakit atau suaminya cacat sehingga tidak bisa menjalankan pekerjaan sebagaimana layaknya. Kemudian fungsi mencari nafkah ditakeover oleh istri.
"Kami melalui Dinas Sosial melakukan proteksi bekerjasama dengan TKSK untuk memberikan bantuan sesuai yang diharapkan dan dibutuhkan para WRSE dalam rangka menunjang peningkatan produktivitas kerja mereka," ujar Bupati.
Kamis, 28 Januari 2021