Admin
Rabu, 23 Maret 2022
PROFIL
TARUNA SIAGA BENCANA (TAGANA)
KABUPATEN PEKALONGAN 2022
PROFILE HISTORY
Latar Belakang dan Perkembangan TAGANA
Dasar Hukum
Mengapa Harus TAGANA
Siapa Saja Anggota TAGANA
Bagaimana Cara Perekrutan Anggota TAGANA
Perekrutan anggota Tagana berdasarkan :
PENGORGANISASIAN
Pengorganisasian
Pembinaan TAGANA
KECAKAPAN
Kecakapan PB Bidang Bansos Bagi TAGANA
Prinsip TAGANA/PB
Perlindungan dan Penghargaan TAGANA
Kecakapan Dasar Penanggulangan Bencana Minimal Bagi TAGANA
SATGAS KHUSUS LOGISTIK
|
|
Satuan Tugas (satgas) Khusus Logistik adalah tim yang dibentuk untuk penugasan dibidang pengumpulan potensi dan sumber – sumber bantuan serta pendistribusiannya untuk penanggulangan bencana.
Tugas Utama dari Satuan Tugas Logistik adalah pengelolaan bantuan terutama pada saat pertama bencana terjadi untuk memenuhi kebutuhan para korban bencana berdasarkan kaidah manajemen logistik.
Arti Lambang :
Ketentuan penggunaan
Penggunanan lambang kecakapan satgas khusus logistik digunakan pada pakaian PDH Tagana, jika digunakan pada pakaian resmi lainnya berupa pin logam atau menggunakan bahan acrylic.
SATGAS KHUSUS POSKO
|
|
Satuan Tugas Khusus Posko adalah personil penanggulangan bencana dengan penugasan khusus sebagai petugas posko penanggulangan bencana bidang bantuan sosial yang bertugas pada saat pertama bencana terjadi. Tugas utama dari satgas ini adalah mendirikan dan mengelola posko penanggulangan bencana serta mengitegrasikan seluruh potensi ke-posko-an lainnya yang terkait dengan bantuan sosial.
Arti Lambang :
Ketentuan Penggunaan :
Penggunanan lambang satgas khusus posko digunakan pada pakaian PDH Tagana, jika digunakan pada pakaian resmi lainnya berupa pin logam atau menggunakan bahan acrylic
SATGAS KHUSUS PELAYANAN SOSIAL KEMANUSIAAN (HUMANITARIAN )
|
|
Adalah gusus tugas khusus untuk urusan – urusan khusus sosial kemanusiaan atau humanitarian dengan keahlian seperti : psikososial, pelayanan khusus lansia, anak, penyandang disabilitas, dan tugas kemanusiaan lainnya terutama pada fase saat dan setelah bencana terjadi.
Arti Lambang :
Ketentuan penggunaan
Penggunanan lambang kecakapan satgas khusus Rescue digunakan pada pakaian PDH Tagana, jika digunakan pada pakaian resmi lainnya berupa pin logam atau menggunakan bahan acrylic.
SATGAS KHUSUS RESCUE
|
|
Adalah satuan tugas khusus dengan keahlian bidang rescue atau penyelamatan untuk penanggulangan bencana dibidang bantuan sosial.
Arti Lambang :
Warna dasar merah adalah bermakna kondisi darurat atau bahaya dengan tulisan putih “Rescue” yang bermakna pertolongan bagi sesama tanpa diskriminasi (netral)
Ketentuan penggunaan
Penggunanan lambang kecakapan satgas khusus Rescue digunakan pada pakaian PDH Tagana, jika digunakan pada pakaian resmi lainnya berupa pin logam atau menggunakan bahan acrylic.
TIM REAKSI CEPAT (TRC)
|
|
TRC adalah tim yang dibentuk pada saat pertama setelah bencana terjadi. Tugas utama dari TRC adalah melakukan kajian situasi, kajian kebutuhan, kajian rujukan dan kajian penanganan lanjutan serta evaluasi atas suatu peristiwa bencana alam dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. TRC mengakomodir semua data dan informasi dari berbagai sumber yang menangani penanggulangan bencana pada saat itu. Hasil-hasil yang telah dihimpun oleh TRC diserahkan kepada para mengambil keputusan (termasuk Insiden Comando/Manajer Bencana dan posko) sebagai bahan pertimbangan untuk pengambilan keputusan.
Arti Lambang:
Ketentuan Penggunaan :
Penggunaan Lambang kecakapan TRC digunakan pada Pakaian PDH Tagana, jika digunakan pada pakaian resmi lainnya berupa pin logam atau menggunakan bahan acrylic
BUDGETING
Budgeting
uniform
Lambang dan Atribut TAGANA
Arti Lambang TAGANA :
Jadi makna dari Lambang Tagana adalah bersikap siaga untuk menghadapi masalah – masalah ketermarjinalan berdasarkan kaidah-kaidah penanggulangan bencana untuk menolong sesama dengan cara-cara yang tepat, cerdas dan bijaksana yang dilakukan secara ikhlas dan sukarela berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa..
PAKAIAN TAGANA
Pakaian Tagana adalah kelengkapan resmi yang digunakan oleh seluruh unsur resmi Tagana. Jenis pakaian Tagana adalah :
Ketentuan Penggunaan :
Pakaian Dinas Lapangan ( PDL)
PDL digunakan untuk seluruh kegiatan yang bersifat taktis dilapangan seperti pelatihan dan atau kegiatan penanggulangan bencana. Untuk melengkapi kebutuhan kelengkapan kegiatan dilapangan, mereka dapat dipenuhi atribut lain yang tidak mengikat sesuai kebutuhan seperti :
( Bandana, Pin Caraniner, Webbing, Sarung Tangan, Ransel, Jaket , Rompi, Jas Hujan, T-shirt, Topi Rimba, P3K, Tas Pinggang, Sleeping Bag, Matras, Lampu Senter, Misting Veldes, Kompas, Stopwatch, Koppel Riem, Peluit ) dan lain – lain
Pakaian Dinas Harian (PDH)
Spec :
Bahan : Ribstock
Warna : Cokelat
Keterangan :
Pakaian
Celana Panjang :
Celana PDH
Spec :
Bahan : Ribstock
Warna : Hitam
Keterangan :
Topi
Spec :
Bahan : Ribstock
Warna : Cokelat
Keterangan : Bordir Logo Tagana
Lencana Tagana :
Lancana Tagana adalah tanda khusus mandat kewenangan untuk pembina, pengurus, koordinator dan preidium.
Matris
Spec :
Bahan : Kuningan + Kulit
Warna : Saung Emas
Ketarangan : Emboss logo Tagana untuk pengurus, koordinator dan presidioum
Ketentuan Penggunaan :
Lencana Tagana digunakan melekat pada PDH tagana didepan saku sebelah kanan.
Penempatan matris/lencana untuk Pembina
STEMPEL
Ukuran :
Luas Keseluruhan : 7 x 2 cm
Backgroundlogo : 2 x 2 cm
Backgroundteks : 5 x 2 cm
Ketentuan Penggunaan :
Digunakan untuk persuratan disekretariat Provinsi / Kabupaten / Kota
KORPS NASIONAL GUGUS TUGAS PENANGGULANGAN BENCANA BIDANG BANTUAN SOSIAL
Adalah induk ikatan seluruh korps gugus tugas satuan penanggulangan bencana bidang bantuan sosial meliputi Satgasus Posko, Satgasus, TRC, Satgasus Logistik, Satgasus Resceu, Satgasus Pelayanan Sosial Kemanusiaan yang berlaku secara nasional. (dasar pembentukan korps nasional gugus tugas penanggulangan bencana bidang bantuan sosial adalah deklarasi nasional penanggulangan bencana pada jambore penanggulangan bencana tanggal 20 Desember 2004 di Cibubur Jakarta yang diikuti oleh wakil – wakil provinsi unsur penanggulangan bencana dari 31 provinsi seluruh Indonesia dan telah disosialisasikan selama 2 tahun dalam berbagai kegiatan)
Arti Lambang :
Ketentuan Penggunaan :
Lambang Korps Penanggulangan Bencana Bidang Bantuan Sosial adalah atribut yang digunakan pada semua pakaian unit – unit khusus penanggulangan bencana yaitu :
PROFIL TAGANA
KABUPATEN PEKALONGAN
TAGANA Kabupaten Pekalongan ditetapkan dengan maksud untuk mendayagunakan dan memberdayakan generasi muda dalam penanggulangan bencana di Kabupaten Pekalongan khususnya dan wilayah lain bila dibutuhkan sesuai dengan perintah penugasan.
TAGANA Kabupaten Pekalongan bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penanggulangan bencana baik sebelum, pada saat dan sesudah terjadinya bencana di Kabupaten Pekalongan khususnya dan wilayah lain bila dibutuhkan sesuai dengan perintah penugasan.
TAGANA Kabupaten Pekalongan berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Sosial melalui Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial c.q. Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam, Bawah Kendali Operasi ( BKO) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan.
TAGANA Kabupaten Pekalongan mempunyai tugas melaksanakan penanggulangan bencana, baik pada pra bencana, saat tanggap darurat, maupun pascabencana, dan tugas-tugas penanganan permasalahan sosial lainnya yang terkait dengan penanggulangan bencana, di Kabupaten Pekalongan khususnya dan wilayah lain bila dibutuhkan sesuai dengan perintah penugasan.
Anggota TAGANA Kabupaten Pekalongan pada Tahun 2007 hanya berjumlah hanya 4 (empat) orang saja, pada tahun 2014 mencapai jumlah 45 (empat puluh lima) orang, tetapi seiring dengan berjalannya waktu terdapat anggota Tagana yang mutase ke kabupaten/kota lain, meninggal, Non Aktif, serta mengundurkan diri, sehingga sampai dengan tahun 2021 jumlah anggota Tagana Aktif Kabupaten Pekalongan berjumlah 34 (tiga puluh empat) orang.
Jumlah TAGANA Kabupaten Pekalongan Berdasarkan jenis keanggotaan :
|
No |
Jenis |
Jumlah |
Keterangan |
|
1 |
Anggota Tagana yang berasal dari masyarakat |
36 |
Ada Penetapan |
|
2 |
Tagana Kehormatan yang karena tugasnya dibidang penanggulangan bencana |
5 |
Pembina Teknis (belum ada penetapan) |
|
No |
Jenjang |
Jumlah |
Keterangan |
|
1 |
TAGANA Muda |
7 |
- Lulus Diklat Dasar
|
|
2 |
TAGANA Muda |
25
|
- Lulus Diklat Dasar - Lulus Uji Kompetensi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Kemensos RI |
Susunan keanggotaan Forum Komunikasi Tagana Kabupaten Pekalongan adalah sebagai berikut :
|
No |
Nama |
NIAT |
Kedudukan dalam FK Tagana |
Status |
|
1 |
Mokhamad Zainudin |
2014.08.1211 |
Koordinator |
Aktif |
|
2 |
Duwiko Wiharsono |
2014.10.1464 |
3
|
Tagana Kehormatan |
|
1 |
|
Pembina Utama (belum ada pengukuhan) |
|
3 |
|
TAGANA Madya |
|
2 |
|
- Lulus Diklat Dasar - Lulus Diklat Tingkat Madya - Lulus Uji Kompetensi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Kemensos RI |
|
7 |
TAGANA Utama |
0 |
|
Sekretaris
|
Aktif |
|
3 |
Wahyudi |
2017.14.0201 |
Bendahara |
Aktif |
|
4 |
Cahyono |
2014.08.1210 |
Bidang Operasional |
Aktif |
|
5 |
Mukti Baidhowi |
2017.14.0214 |
Bidang Data dan Informasi |
Aktif |
|
6 |
Mohammad Fachrudin |
2014.08.1212 |
Bidang SDM |
Aktif |
|
7 |
Abdul Rozak |
2017.14.0213 |
Seksi Pelayanan Shelter |
Aktif |
|
8 |
Arilulu Asribowo |
2017.14.0197 |
Seksi Pengumpulan Data |
Aktif |
|
9 |
Achmad Sholeh |
2017.14.0211 |
Seksi Perencanaan dan Program |
Aktif |
|
10 |
Warsido |
2014.08.1215 |
Seksi Logistik |
Aktif |
|
11 |
Amat Solichin |
2017.14.0209 |
Seksi Penyebarluasan Informasi dan Pelaporan |
Aktif |
|
12 |
Slamet Trima |
2014.08.1214 |
Seksi Pengembangan dan Seleksi |
Aktif |
|
13 |
Akhmad Sukron |
2014.07.0794 |
Staf |
Aktif |
|
14 |
Agung Prastiyo |
2014.08.1209 |
Staf |
Aktif |
|
15 |
Mohammad Habib Alfarizi |
2017.14.0195 |
Staf |
Aktif |
|
16 |
Ibnu Musholeh |
2017.14.0196 |
Staf |
Aktif |
|
17 |
Mohammad Junaedi |
2017.14.0198 |
Staf |
Aktif |
|
18 |
Teguh Presetiyo |
2017.14.0199 |
Staf |
Aktif |
|
19 |
Muji |
2017.14.0200 |
Staf |
Aktif |
|
20 |
Rasbiyanto |
2017.14.0202 |
Staf |
Aktif |
|
21 |
Ritno Trijoyo |
2017.14.0203 |
Staf |
Aktif |
|
22 |
Nurul Khamid Afandi |
2017.14.0204 |
Staf |
Aktif |
|
23 |
Taufik Abidin |
2017.14.0205 |
Staf |
Aktif |
|
24 |
Nur Abdilah |
2017.14.0206 |
Staf |
Aktif |
|
25 |
Ibnu Gunoto |
2017.14.0207 |
Staf |
Aktif |
|
26 |
Slamet Mustofa |
2017.14.0208 |
Staf |
Aktif |
|
27 |
Fachrudin |
2017.14.0210 |
Staf |
Aktif |
|
28 |
Sigit Afifi |
2017.14.0212 |
Staf |
Aktif |
|
29 |
Jayeng Kurniawan |
2017.14.0218 |
Staf |
Aktif |
|
30 |
Rochim SY |
2014.10.1571 |
Staf |
Aktif |
|
31 |
Rossi Ardiyanti |
2014.08.1213 |
Staf |
Aktif |
|
32 |
Mudjilan |
2017.14.0215 |
Staf |
Legiun Aktif |
|
33 |
Edy Prayetno |
2017.14.0217 |
Staf |
Legiun Aktif |
|
34 |
Widiyanto |
2014.10.1468 |
Staf |
Legiun Aktif |
|
35 |
Umi Rufaidah |
2014.07.0793 |
Staf |
Aktif |
|
36 |
Uswatun Khasanah |
2014.10.1467 |
Staf |
Legiun |
|
37 |
Zaenal Mutaqien |
2014.08.1216 |
Staf |
Legiun |