KAJEN - Seluruh pegawai negeri sipil di lingkungan pemerintahan Kabupaten Pekalongan melaksanakan program vaksinasi pada tanggal yang telah terjadwal. Begitu juga pegawai di kantor Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan, telah melakukan vaksinasi tahap satu pada tanggal 9 Maret 2021 dan tahap dua pada tanggal 23 Maret 2021. Pelaksanaan vaksinasi di kantor PMI Kajen, dilakukan oleh vaksinator dari tim dokter PMI Kajen.
Selasa, 18 Mei 2021
KAJEN – Perayaan HUT TAGANA ke-17 diselenggarakan di kantor Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan pada tanggal 24 Maret 2021, dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan dan Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan, serta sebagian besar pengurus dan anggota Tagana kabupaten Pekalongan. Acara tersebut adalah momentum untuk mengingat kembali semua perjuangan yang telah dilakukan tim Tagana dalam kiprahnya selama 17 tahun ini menjadi tim siaga bencana.
Sejak diikrarkan pembentukannya di Lembang Bandung tahun 2004 lalu, Tagana membawa nama harum di persada nusantara. Tagana sendiri adalah suatu organisasi sosial yang bergerak dalam bidang penanggulangan bencana alam dan bencana sosial yang berbasis masyarakat. Keberadaan Tagana selama ini telah banyak melakukan kegiatan kemanusiaan dalam bencana dan kegiatan kesejahteraan sosial yang akhirnya menjadi salah satu organisasi yang diterima oleh masyarakat.
Semoga tim Tagana kedepan tetap sigap dan tanggap, sesuai dengan slogan Tagana yaitu Sigap dan Tanggap.
Selasa, 18 Mei 2021
KAJEN - Ananda Nur Salimah berusia 6,5 tahun, beralamat di desa Kedung patangewu penyandang disabilitas fisik dan mental sejak lahir. Nursalimah membutuhkan bantuan kursi roda karena selama ini orang tuanya menggendongnya jika ingin berpindah tempat. Orang tuanya mengajukan permohonan bantuan melalui TKSK ( Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan ), kemudian permohonan tersebut diteruskan kepada kementrian sosial dan dipenuhi.
Selasa, 18 Mei 2021
KAJEN - Pada 18 belas Februari 2021 Dinas Sosial kabupaten Pekalongan, bidang penanggulangan kemiskinan, seksi pengolahan data mengunjungi Pusdatin (Pusat Pengolahan Data dan Informasi) Kementrian Sosial Republik Indonesia, dalam acara koordinasi dan konsultasi terkait masalah krusial di masyarakat tentang usulan yang belum bisa masuk dalam DTKS ( Data Terpadu Kesejahteraan Sosial), bantuan sosial dan usulan aplikasi siks droid. Dari konsultasi tersebut diperoleh beberapa hal sebagai berikut: 1). Verval tahun 2021 sementara belum diterbitkan SK Kemensos karena Menteri Sosial yang baru masih fokus pada pembenahan bantuan sosial yang bekerja sama dengan Himbara, maka SK Verval DTKS menggunakan data bulan Oktober 2020, 2). Boleh menggunakan aplikasi siks droid atas ijin Kemensos dan SDM petugas pemuktahuran data harus dipersiapkan terlebih dahulu kemampuan IT nya, 3). Pelaksanaanverval di masing-masing Desa tetap dilaksanakan berdasarkankebutuhan desa masing-masing melalui musyawarah desa dan hasil vervalnya untuk sementara dihimpun ditingkat desa sambil menunggu proses verval ditingkat desa selesai.
Selasa, 18 Mei 2021
KAJEN - Korban banjir yang melanda kabupaten Pekalongan pada bulan Februari 2021, menyebabkan beberapa desa terendam air, sehingga hampir semua warga dari beberapa desa tersebut harus mengungsi di posko pengungsian yang disediakan oleh Dinas Sosial kabupaten Pekalongan. Di tempat pengungsian banyak anak-anak dari para korban banjir, anak-anak tersebut tentu saja merasa kurang nyaman karena tinggal dibangunan sekolahan bercampur dengan banyak orang. Anak-anak juga kemungkinan mengalami tekanan karena mereka tidak bisa bermain bebas seperti dirumah mereka sendiri. Untuk mengantisipasi hal tersebut, tim Pekerja Sosial dan Penyuluh Sosial dari Dinas Sosial kabupaten Pekalongan memberikan Layanan Dasar Psikososial yang bertujuan untuk menghibur anak-anak agar tidak jenuh dan supaya anak-anak bisa melepas unek-unek yang tersimpan dihatinya agar mereka tetap merasa bahagia. Jenis layanan yang diberikan berupa sharing kegiatan sehari-hari selama dipengungsian, menyanyi bersama, menggambar, mewarnai dan dongeng untuk anak.
Selasa, 18 Mei 2021
KAJEN - Korban banjir yang melanda kabupaten Pekalongan pada bulan Februari 2021, menyebabkan beberapa desa terendam air, sehingga hampir semua warga dari beberapa desa tersebut harus mengungsi di posko pengungsian yang disediakan oleh Dinas Sosial kabupaten Pekalongan. Di tempat pengungsian banyak anak-anak dari para korban banjir, anak-anak tersebut tentu saja merasa kurang nyaman karena tinggal dibangunan sekolahan bercampur dengan banyak orang. Anak-anak juga kemungkinan mengalami tekanan karena mereka tidak bisa bermain bebas seperti dirumah mereka sendiri. Untuk mengantisipasi hal tersebut, maka relawan dari BPRSPDF dr. Soeharso berkoordinasi dengan tim dari Dinas Sosial kabupaten Pekalongan memberikan Layanan Dasar Psikososial yang bertujuan untuk menghibur anak-anak agar tidak jenuh dan supaya anak-anak bisa melepas unek-unek yang tersimpan dihatinya agar mereka tetap merasa bahagia. Jenis layanan yang diberikan berupa diskusi dan tebak-tebakan sederhana serta permainan outdoor yang diikuti semua anak yang berada di posko pengungsian tersebut.
Selasa, 18 Mei 2021
KAJEN – Setelah sempat viral di media, seorang penyandang disabilitas bernama Gading Oga Saputra yang berjualan di kompleks alun alun Kajen menarik perhatian Menteri Sosial RI Dr. Ir. Tri Rismaharini, MT. Dengan didampingi Dirjen Rehsos, Direktur rehab sosial penyandang disabilitas dan kepala BBRVPD Cibinong, Mensos Risma mendatangi kediaman Gading di Dukuh Bubak Desa Kebonagung Kecamatan Kajen guna penyerahan bantuan layanan atensi berupa modal usaha sebesar Rp.2.000.000,- dan motor roda tiga senilai Rp.17.500.000,-. pada Minggu (26/5/2021) siang. Rombongan Mensos diterima Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi, SH.,M.Si, Kajari Kabupaten Pekalongan Abun Hasbullah Syambas, SH.MH., Pj. Sekda Ir Bambang Irianto M.Si serta Kadinsos Kabupaten Pekalongan. Dalam sambutannya, Mensos Risma menyampaikan Kemensos akan berusaha menolong para penyandang disabilitas karena tahun ini pihaknya akan membuat alat bantu kurang lebih 490 unit untuk mobilitas disabilitas dan nilainya kurang lebih 15 Milyar. “Mudah-mudahan ini menyemangati saudara-saudara kita disabilitas untuk tidak putus asa dan tidak menyerah karena dibalik kekurangan yang diberikan Alloh kepada kita, Alloh pasti memberikan kelebihan ,” ucap Risma. Risma menjelaskan dirinya mengetahui Gading dari pemberitaan media. Dikatakan pula ia berterima kasih kepada Bupati Pekalongan beserta seluruh jajaran yang telah merespon. Dalam kesempatan yang sama, Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi SH.,M.Si mengungkapkan Pemerintah mengambil inisiatif kemudian melakukan pemetaan sekaligus pendampingan terhadap disabilitas dan selanjutnya akan dibantu sesuai dengan kebutuhan. “Ananda Gading ini kan jualan di alun-alun Kajen sudah dibelikan sepeda motor roda tiga yang dobel fungsi sekaligus bisa untuk jualan.” ungkapnya. Menurut Bupati Asip tidak hanya Gading saja yang menerima bantuan, Dinas Sosial sudah mempunyai data para penyandang disabilitas dari semua tuna (netra, rungu, dan sebagainya) yang nantinya akan didampingi. “Prinsip, pemerintah terus melakukan upaya untuk membantu seluruh lapisan masyarakat,”imbunya.
Senin, 17 Mei 2021
Sepanjang kurun waktu tahun 2020 kemarin telah dilaksanakan program Monitoring dan Evaluasi Program Perlindungan Sosial yang diampu oleh Dinas Sosial kabupaten Pekalongan, yang terdiri antara lain bantuan bagi Penyandang Disabilitas, KUBE (Kelompok Usaha Bersama), WRSE (Wanita Rawan Sosial Ekonomi), Program Keluarga Harapan (PKH), program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Santunan Kematian dan Bantuan Lanjut Usia.
Untuk tahun 2020 ada yang berbeda, mengingat dan menimbang bahwa program PKH telah menuai pro dan kontra dan menjadi sorotan masyarakat, karena mereka yang mendapatkan justru telah mapan secara ekonomi. Di sisi lain, jenis bantuan sosial yang lain yang disebutkan di muka telah selaras dengan DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial), artinya mereka yang menerima bantuan sudah selaras dengan kondisi riil sosial-ekonominya yang membutuhkan bantuan.
Penggunaan Tim yang ramping, hanya terdiri 2 orang petugas lapangan yang berbeda lokasi, membuat Tim ini kaya fungsi dengan metode random sampling, mengingat ketersediaan anggaran yang ada. Masing-masing petugas menelisik secara cermat kondisi riil KPM (Keluarga Penerima Manfaat) yang di tengah pandemic masih dapat menggeliat dalam aspek pendapatan, masih dapat menghidupi seluruh anggota keluarga dan adanya kepemilikan asset, baik harta bergerak maupun tidak bergerak.
Pelaksanan yang mengacu pada data tahun 2019 tersebut, Alhamdulillah dapat menggraduasi 350 peserta PKH yang terbukti masuk katagori tidak miskin, mulai dari mereka yang berasal dari komponen perangkat, pengusaha konveksi hingga pengusaha rumahan. Melalui pendekatan interaktif, treatmen dan assesment, mereka secara legawa mau mundur dari kepesertaan program PKH dengan menandatangani Surat Pernyataan secara Bermeterai, termasuk Perangfkat Desa yang seharusnya tidak diperbolehkan secara regulasi menerima bantuan ini.
Masukan konstruktif agar manakala mereka mundur secara sadar diri setelah dimotivasi Petugas yang berkunjung ke rumah mereka secara langsung, dapat secara serta-merta pada tahun berikutnya dapat secara otomatis digantikan oleh mereka yang berhak. Jikalau hal ini dapat diimplementasikan, sudah barang tentu dapat mengurangi angka kemiskinan./(YP)
Kamis, 29 April 2021
Pada hari ini Selasa tanggal 27 April 2021 tim dari Kemensos didampingi tim dari Dinsos Kab. Pekalongan, serta petugas pelopor perdamaian melakukan kegiatan Psikososial ke rumah kediaman Alm. Sertu Kom. Ahmad Faizal (2-2-1992) yang turut menjadi korban kapal selam Nanggala 402 di rumah duka Desa Gebangkerep RT 002 RW 006 Kec. Sragi Kab. Pekalongan. Almarhum meninggalkan seorang istri dan seorang anak yang masih nerusia 1.5 tahun.
Pada kesempatan tersebut disamping melakukan Psikososial juga dari Dinsos memberikan bantuan berupa bahan pangan.
Selasa, 27 April 2021