[Gambar][Gambar]
Pekalongan, 28 Mei 2024 -
Kegiatan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik PPM “Lingkungan Sehat, Ekonomi Kuat, Masyarakat Sejahtera” Periode II Tahun Akademik 2023/2024 yang diselenggarakan oleh Universitas Pekalongan.
Selasa, 28 Mei 2024, Dinas Sosial Kab. Pekalongan melalui Bidang Perlindungan Jaminan dan Sosial, menjadi narasumber dalam kegiatan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik PPM “Lingkungan Sehat, Ekonomi Kuat, Masyarakat Sejahtera” Periode II Tahun Akademik 2023/2024 yang diselenggarakan oleh Universitas Pekalongan bertempat di Gedung Olahraga Universitas Pekalongan.
Bapak Muhlisinalahuddin, A.Md. selaku Admin Operator Dinas Sosial Kab. Pekalongan menyampaikan materi terkait penggunaan aplikasi DT Jateng (Data Terpadu Jawa Tengah) sebagai salah satu tugas mahasiswa untuk mendata masyarakat tempat berlangsungnya KKN. DT Jateng (Data Terpadu Jawa Tengah) merupakan sebuah aplikasi guna mendukung program penanggulangan kemiskinan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. DT Jateng (Data Terpadu Jawa Tengah) berbasis Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial yang nantinya akan dilakukan verifikasi dan validasi data dengan komponen data yang lebih lengkap sehingga dapat dipergunakan sebagai dasar dalam pelaksanaan pembangunan penanggulangan kemiskinan.
Senin, 10 Juni 2024
[Gambar]
Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan Gelar Bimbingan Sosial Lansia dan Keluarga di Talun
Talun, 27-28 Mei 2024 – Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan sosial bagi lansia, Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan melalui Bidang Rehabilitasi Sosial mengadakan kegiatan Bimbingan Sosial Lansia dan Keluarga. Acara ini berlangsung selama dua hari di Aula Kecamatan Talun, diikuti oleh 40 lansia yang terdiri dari 20 lansia dari Desa Kalirejo dan 20 lansia dari Desa Krompeng.
Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan melalui Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi para lansia yang hadir. "Kami ingin para lansia merasakan kebahagiaan dan kesejahteraan melalui kegiatan ini," ujarnya.
Rangkaian acara dimulai dengan senam lansia untuk menjaga kebugaran tubuh, dilanjutkan dengan pemeriksaan tekanan darah serta pengukuran tinggi dan berat badan yang dilakukan oleh tim dari Puskesmas Talun. Setelah itu, peserta menikmati hidangan bubur kacang hijau yang disediakan oleh Tim PKK Kecamatan Talun.
Sesi berikutnya diisi dengan materi yang disampaikan oleh dosen dari Prodi Keperawatan dan Prodi Fisioterapi Universitas Pekalongan. Mereka memberikan pengetahuan penting tentang menjaga kesehatan lansia dan pentingnya fisioterapi untuk mendukung mobilitas dan kesehatan fisik mereka.
Yang membuat acara ini semakin menarik adalah adanya pelayanan konsultasi kesehatan, fisioterapi, dan terapi tertawa. Terapi tertawa ini diharapkan dapat memicu produksi hormon endorfin yang dikenal sebagai hormon kebahagiaan, sehingga para lansia merasa lebih bahagia dan bersemangat.
Dengan berbagai aktivitas yang telah disiapkan, Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan berharap para lansia di Kabupaten Pekalongan bisa menikmati hidup dengan lebih sehat dan bahagia. "Lansia terawat, Indonesia bermartabat," menjadi semboyan yang mengiringi suksesnya acara ini.
KAJEN, 24 Maret 2022. Peringatan HUT Tagana ke 18, mengusung Tema Nasional “Sinergi Bersama Multipihak Tagana Perkuat Mitigasi Bencana”.
Apel Siaga Hut ke-18 Tagana Tingkat Kabupaten Pekalongan dilaksanakan di halaman Kantor Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan. Apel dipimpin oleh Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan (Totok Budi Mulyanto,S.E), dengan peserta apel seluruh jajaran ASN Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan, Tim Tagana Kabupaten Pekalongan, Kepala Dinas BPBD beserta anggotanya, Kepala Dindikbud Kabupaten Pekalongan, Perwakilan Tenaga Kesejahteran Sosial Kecamatan (TKSK) dan SDM Program Keluarga Harapan (PKH). Apel Siaga berjalan dengan lancer, aman dan khidmat.
Rabu, 3 Maret 2022
Pada hari ke-3 acara Pembentukan KSB ditutup dengan kegiatan Apel Kesiapsiagaan, Pengukuhan Pengurus KSB dan Simulasi Penanggulangan Bencana.
Pada acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Dirjen Linjamsos Robben Rico, Sekda kabupaten Pekalongan Yulian Akbar, Anggota Komisi VIII DPR RI Nurhuda Y, Kepala Dinsos Kab.Pekalongan Rachmawati, S.IP, MM, Camat Tirto, Tim Tagana Propinsi dan Tagana Kab/Kota Pekalongan.
Kamis, 3 Maret 2022
Rangkaian acara Pembentukan KSB telah berlangsung sejak hari Senin, 1 Maret 2022. Pada hari ke-3 ini ditutup dengan Apel kesiapsiagaan, Pengukuhan Petugas KSB, Penyerahan Bantuan Sosial dan Simulasi Penanggulangan Bencana.
Kegiatan simulasi berjalan lancar, seluruh peserta yang terlibat pada acara tersebut sudah memahami materi dan teknis pelaksanaan yang disampaikan pada dua hari sebelumnya.
Selasa, 1 Maret 2022. Kegiatan Tagana Masuk Sekolah/TMS
Kegiatan Tagana Masuk Sekolah/TMS adalah salah satu bagian dari Pembentukan Kampung Siaga Bencana.
Sesuai dengan instruksi dari surat edaran bersama Kemensos dan Kemendikbud, menyadari tingginya resiko dan dampak yang dihadapi anak usia sekolah ketika terjadi bencana, Kemensos menetapkan program kegiatan pengurangan resiko bagi anak-anak sekolah serta kelompok anak dan remaja Indonesia.
Selasa, 1 Maret 2022. Pembentukan Kampung Siaga Bencana di Desa Karangjompo Tirto
Sosialisasi pembentukan Kampung Siaga Bencana/KSB akan dilaksanakan selama tiga hari, tanggal 1-3 Maret 2022.
Hari ini, Selasa 1 Maret 2022, acara sosialisasi pembentukan KSB telah dibuka oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan dan dihadiri oleh Muspika, Kepala Desa se-Kecamatan Tirto, Tim Tagana, Pekerja Sosial, Penyuluh Sosial dan Masyarakat sekitar.
Pemerintah Kabupaten Pekalongan sangat konsen pada upaya mewujudkan Masyarakat Kabupaten Pekalongan yang Sejahtera, Adil, Merata (Setara) dan Berbudaya Gotong Royong, diantaranya dengan dilaksanakannya berbagai program yang mengedepankan pada kesejahteraan rakyat, salah satunya adalah pemberian bantuan biaya hidup bagi penunggu pasien fakir miskin yang diluncurkan pada 1 Januari 2022 yang lalu.
Menteri Sosial Tri Rismaharini (ketiga kiri) didampingi Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria (kedua kanan) meninjau lokasi banjir di Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa (25/1/2022). Mensos meninjau lokasi pascabanjir bandang di Kedungwuni dan longsor di Petungkriyono serta memberikan bantuan logistik bencana, sembako, dan perlengkapan kebersihan kepada warga terdampak bencana.
Senin, 10 Juni 2024
Dalam apel tersebut Totok Budi Mulyanto, S.E selaku Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan menyampaikan pesan dan kesan dalam amanatnya bahwa Tagana harus selalu bersinergi bersama multipihak untuk memperkuat mitigasi bencana, hal tersebut bertujuan untuk meminimalisir korban, terutama korban jiwa jika terjadi bencana. Di lapangan tim Tagana bekerja sama dengan tim dari BPBD, PMI dan tim lainnya mempunyai satu tujuan mulia yaitu untuk membantu menyelamatkan dan meminimalisir korban bencana. Totok Budi Mulyanto, S.E juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap pengabdian dan dedikasi keluarga besar Tagana dalam menangani bencana di Kabupaten Pekalongan, masyarakat dan juga Pemerintah Daerah sangat terbantu dengan peran Tagana dan relawan.
Untuk mendidik kader-kader yang siaga bencana tim Tagana telah melaksanakan Program Tagana Masuk Sekolah yang bertujuan untuk mengajarkan sejak dini kepada siswa-siswi di sekolah tentang penanganan bencana. Totok Budi Mulyanto, S.E mengharapkan Kepala Dindikbud Kabupaten Pekalongan turut membantu program Tagana Masuk Sekolah. Harapanya kedepan tagana semakin meningkat dalam pelayanan dan lebih profesional.
Ketua Tagana Kabupaten Pekalongan, Zainudin menyampaiakn rasa terimakasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Pekalongan khususnya Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan dan berharap kedepan korban bencana bisa di minimalisir, terutama dengan kegiatan mitigasi program Tagana Masuk Sekolah dan bantuan program lainya bisa diakomodir di tahun-tahun berikutnya.
Kamis, 24 Maret 2022
Kementerian Sosial kembali memfasilitasi pembentukan Kampung Siaga Bencana di Desa Karangjompo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan.
Bencana banjir yang kerap membayangi masyarakat Kabupaten Pekalongan akibat hujan deras serta rob dari laut dan Bencana longsor membuat masyarakat di Kabupaten Pekalongan meningkatkan kesiapsiagaan akan terjadinya bencana di kawasan tempat tinggal mereka.
Sebanyak 60 orang peserta menjadi pengurus KSB, diberikan pengenalan, pembekalan materi, serta pelatihan simulasi kebencanaan selama kurun waktu 3 hari.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan DPR RI dan Kementrian Sosial RI dalam rangka pembentukan Kampung Siaga Bencana Senilai 133 Juta Rupiah.
Anggota Komisi VIII DPR RI, Nurhuda berterimakasih atas pembentukan KSB
"Di Pekalongan Batang Pemalang adalah daerah rawan bencana maka kita ingin ada Kampung siaga bencana, kesadaran masyarakat untuk gotong royong bersama-sama supaya siaga. kami berharap kegiatan seperti ini bukan hanya di satu titik tapi ada beberapa titik" ujarnya.
Acara diakhiri dengan kegiatan simulasi penanggulangan bencana oleh Tim Tagana dan masyarakat sekitar.
Jumat, 4 Maret 2022
Mereka mengenali tanda bencana yang datang, kemudian saling bahu membahu menyelamatkan satu sama lain dan menuju titik kumpul yang telah ditentukan. Peran tim Tagana sangat besar, mereka selalu siap siaga menolong dan menyelamatkan korban bencana. Mereka membangun tenda-tenda dan menyiapkan tempat pengungsian yang layak, menyediakan obat-obatan dan makanan sebagai kebutuhan dasar, serta berbagai perlengkapan yang dibutuhkan oleh korban terdampak bencana.
Semangat dan Sukses untuk Tim Tagana Kab. Pekalongan.
Jumat, 4 Maret 2022
Tujuan dari kegiatan TMS adalah
- tersampaikannya kebijakan mengenai kebijakan, kegiatan dan teknis pelaksanaan TMS yang dilaksanakan secara tatap muka/offline maupun online,
- tercapainya kesamaan persepsi antara pusat dan daerah mengenai pentingnya pelaksanaan TMS sebagai salah satu upaya penanggulangan bencana dan kegiatan yang perlu dilakukan untuk kesinambungan program,
- tersedianya petunjuk teknis kegiatan TMS untuk digunakan petugas pusat maupun daerah dalam menyusun usulan dan rencana kebutuhan serta dalam melaksanakan kegiatan di lapangan,
- tersedianya petunjuk teknis yang dapat direplikasi pelaksanaan di daerah menggunakan sumber dana APBD atau sumber dana lain yang tidak mengikat.
Bentuk kegiatan TMS sebagai berikut:
- pengenalan jenis bencana dan model penanganan menghadapi bencana,
- strategi kesiapsiagaan dan mitigasi menghadapi bencanan,
- pengorganisasian penanganan bencana di Satuan Pendidikan,
- menentukan tanda bahaya yang disepakati dan sipahami oleh seluruh pemangku kepentingan di Satuan Pendidikan,
- menentukan dan memasang tanda petunjuk serta evakuasi dan titik kumpul,
- penyampaian informasi/laporan dan permohonan pertolongan,
- penyelenggaraan kegiatan simulasi kebencanaan secara rutin.
Prinsip pelaksanaan TMS:
- pengurangan resiko bencana berbasis sekolah,
- inklusif,
- ramah anak.
Tempat dan waktu pelaksanaan TMS:
Tanggal 1 Maret 2022
- Pukul 08:00 WIB
- Pukul 09:00 WIB
- Pukul 11:00 WIB
- Pukul 14:00 WIB.
Tanggal 2 Maret 2022
- Pukul 08:00 WIB
- Pukul 10:00 WIB
- Pukul 08:00 WIB.
Rabu, 2 Maret 2022
Dalam sambutan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan menyampaikan pengarahan berdasarkan Permensos Nomor 128 Tahun 2011 tentang Kampung Siaga Bencana,
Kampung Siaga Bencana adalah wadah penanggulangan bencana berbasis masyarakat yang dijadikan kawasan atau tempat penanggulangan bencana.
Tujuan dibentuknya KSB yaitu
- memberi pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang bahaya dan resiko bencana,
- membentuk jejaring siaga bencana berbasis masyarakat dan memperkuat interaksi sosial anggota masyarakat,
- mengorganisir masyarakat terlatih siaga bencana,
- menjamin terlaksananya kesiapsiagaan berbasis masyarakat yang berkesinambungan,
- mengoptimalkan potensi sumber daya manusia untuk penanganan bencana.
Kegiatan Pembentukan KSB meliputi Pembentukan KSB di Desa Karang Jompo Kecamatan Tirto dan Tagana Masuk Sekolah/TMS di Sekolah/Ponpes Kecamatan Tirto,Wiradesa dan Bojong.
Peserta Kegiatan KSB terdiri dari unsur masyarakat peduli bencana dari lima Desa yaitu Desa Karang Jompo, Tegal Dowo, Mulyorejo, Jeruksari dan DesaPacar, serta di dukung oleh tim Tagana Kab.Pekalongan.
Kegiatan KSB terbagi sebagai berikut:
- Hari pertama Penyuluhan/sosialisasi KSB 100 peserta,
- Hari ke-2 Pelatihan KSB 60 peserta,
- Hari ke-3 Simulasi Penanggulangan bencana 250 peserta,
- Tagana Masuk Sekolah/TMS di Sekolah dan Ponpes masing-masing 100 peserta.
Selasa, 1 Maret 2022
Program tersebut berupa pemberian bantuan uang dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan kepada penunggu pasien dengan kriteria antara lain Penunggu pasien haruslah keluarga dari pasien yang statusnya fakir miskin yang menjalani rawat inap di Puskesmas rawat inap atau kamar kelas III pada RSUD di wilayah Kabupaten Pekalongan. Bantuan diberikan dalam bentuk uang sebesar 50.000 (lima puluh ribu rupiah) per hari dengan batas paling lama (maksimal) 4 (empat) hari perawatan, bantuan hanya diberikan kepada 1 orang penunggu pasien dalam 1 keluarga untuk 1 kali perawatan dalam 1 tahun anggaran, jadi bantuan yang diberikan tidak bersifat terus menerus dan selektif.
Perlu diketahui pula bahwa yang dimaksud keluarga dalam program bantuan ini adalah unit terkecil dalam masyarakat yang terdiri atas suami istri, atau suami istri dan anaknya atau ayah dan anaknya, atau ibu dan anaknya, atau keluarga sedarah dalam garis lurus keatas atau kebawah sampai dengan derajat ketiga Sedangkan yang dimaksud fakir miskin adalah orang yang tidak mempunyai sumber mata pencaharian atau memiliki sumber mata pencaharian namun tidak mempunyai kemampuan untuk memenuhi kebutuhan pokok yang layak bagi kemanusiaan atau orang yang mempunyai sumber mata pencaharian yang layak dan terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau berstatus fakir miskin menurut legalitas Kepala Desa/Lurah Ditemui di ruang kerjanya, Doedy Budhi Purwanto, S.IP selaku Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan menjelaskan bahwa mekanisme pemberian bantuan yaitu Penunggu pasien membuat surat permohonan kepada Bupati Pekalongan melalui Kepala Dinas Sosial, dengan melampirkan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan atau Kartu Keluarga (KK) dan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang telah dilegalisir oleh desa/kelurahan dan kecamatan, serta surat keterangan rawat inap dari Puskesmas/ Rumah Sakit tempat pasien dirawat.
Ditambahkan Doedy, Pemberian bantuan dilaksanakan dengan mekanisme non tunai yaitu dengan pemberian Virtual Account (VA) yang nantinya bisa dicairkan melalui Bank Jateng, dan permohonan bantuan dapat diajukan paling lama 30 hari sejak selesainya rawat inap, dan InsyaAllah akan dicairkan paling lambat 30 hari setelah surat permohonan diajukan. “Kami berharap bantuan ini tepat sasaran sehingga benar-benar dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, dan Kami tekankan bahwa tidak ada potongan serupiahpun, jadi masyarakat akan menerima bantuan utuh 100% sesuai nominal bantuan yang seharusnya mereka terima,” tegas Doedy. (reni)
Senin, 31 Januari 2022
Pada kunjungan ke Kabupaten Pekalongan, Mensos Tri Rismaharini juga melihat bendungan Kletak yang alurnya membelok. "Tadi saya coba analisa, saya juga kebetulan mantan wali kota dan insinyur arsitek. Jadi saya tahu bagaimana, kira-kira bisa diselesaikan untuk sementara," katanya.
Menurut dia, dampak pemanasan global memang cukup besar yaitu yang dulu daerah tidak banjir sekarang bisa menjadi wilayah banjir. "Nah karena itu, memang antisipasinya memang harus lebih siap, tidak bisa kita membiarkan atau menerima karena dampaknya kepada masyarakat," katanya.
Ia menilai banjir yang terjadi di wilayah Dukuh Kranji, Kecamatan Kedungwuni pada Rabu (19/1) karena adanya penyempitan sungai akibat endapan yang cukup besar. "Oleh karena itu, kita memang harus melakukan langkah-langkah. Saya tanya kepada Pak Sekda berapa alat beratnya? Dia jawab ada dua sekarang posisi ada di tempat longsor. Ok, kami akan bantu satu alat berat yang akan menangani di lokasi banjir," kata Tri Rismaharini.
Tiba di Lokasi Banjir-Longsor Pekalongan, Tekankan Pentingnya Kesiagaan Hadapi Cuaca Ekstrem
PEKALONGAN, PRIPOS.ID (25/01/2022) – Menteri Sosial Tri Rismaharini meninjau lokasi banjir dan longsor di kawasan pegunungan bagian selatan Kabupaten Pekalongan. Akibat terjangan banjir dan longsor membuat akses jalan utama Petungkriyono-Doro, terputus. Kunjungan dilakukan pada Selasa, 25 Januari 2022.
Tiba di lokasi bencana, Mensos menggelar pertemuan dengan para pemangku kepentingan, di Kantor Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan. Hadir menyambut Mensos, Camat Hadi Surono, Sekretaris Daerah Yulian Akbar, dan Wakil Bupati Riswadi.
Dalam kesempatan tersebut, Mensos mendengarkan perkembangan penanganan bencana dan kemungkinan dukungan yang bisa diberikan Kementerian Sosial. Saat ini aparat gabungan termasuk TNI-Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dibantu oleh Taruna Siaga Bencana (Tagana), masih terus bekerja melakukan evakuasi material longsor berupa batu, lumpur, dan kayu.
Kepada Mensos, Sekda Yulian Akbar menyatakan sudah mengerahkan peralatan berat sebanyak dua unit. “Kemensos akan membantu dengan menambah satu unit alat berat lagi untuk mempercepat evakuasi material longsor. Dengan demikian diharapkan normalisasi akses jalan bisa berjalan lebih cepat,” kata Mensos dalam kesempatan itu.
Saat rombongan Mensos tiba, kondisi jalan sudah lebih baik. Sebagian material longsor telah disingkirkan dan telah membuka ruang bagi lalu lintas kendaraan baik roda dua maupun roda empat.
Mensos dan rombongan juga bergerak menuju Kelurahan Kedungwuni Timur dan Kedungwuni Barat, Kecamatan Kedungwuni. Mensos mengecek kesiapan bantuan dan menemui Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Kartu Sembako.
Dalam kesempatan bertemu media, Mensos kembali mengingatkan fenomena cuaca ekstrem yang akhir- akhir ini makin sering terjadi. “Karena sekali lagi dampak _global warming_ ini cukup besar. Yang dulu daerah nggak banjir sekarang banjir, karena itu memang perlu langkah-langkah antisipasi,” katanya.
Mensos meminta pemerintah dan masyarakat tidak terlena. “Harus terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, Karena kalau bencana terjadi, korbannya ya masyarakat,” katanya.
Mensos mengimbau kepada masyarakat baik yang berada di wilayah pegunungan agar lebih waspada terhadap cuaca ekstrem yang terjadi saat ini. “Dengan cuaca ekstrim seperti saat ini, potensi terjadinya bencana sangat mungkin terjadi terutama bencana alam tanah longsor dan banjir,” ujarnya.
Berdasarkan penjelasan dalam pertemuan tersebut, Mensos juga menekankan, ada bagian badan sungai yang sudah jadi daratan. Menurut analisanya sebagai insinyur dan pengalaman sebagai wali kota, daratan tersebut perlu dikembalikan fungsi sebagai aliran sungai seperti awal.
Laporan sementara, longsor terjadi setidaknya di 10 titik yang menutup akses jalan (Data dari BPBD). Sehingga upaya membersihkan material longsoran untuk membuka akses jalan terus dilakukan.
Dalam kesempatan tersebut, Mensos juga menyerahkan bantuan berupa paket logistik bencana, paket sembako, dan perlengkapan kebersihan dengan total nilai Rp403.116.169.
Bantuan logistik terdiri dari Makanan Anak sebanyak 210 paket, family kit 100 paket, kids ware 100 paket, peralatan dapur keluarga 100 paket, tenda gulung 50 lembar, kasur 100 unit, foodware 100 paket, dan beras 1.000 kg.(reni)
Senin, 31 Januari 2022